Jumat, 01 Juni 2018

Bunda, Seperti ini Rasanya Kontraksi Menjelang Persalinan

Bunda, Seperti ini Rasanya Kontraksi Menjelang Persalinan

 Rasa sakit saat melahirkan merupakan salah satu ketakutan yang sering dipikirkan wanita hamil. Apalagi bila ini persalinan pertama, wajar saja bila Bunda belum memiliki gambaran seperti apa kontraksi menjelang persalinan. Untuk menjawab hal tersebut, yuk simak informasi lengkapnya di ulasan ini.

Rasa sakit yang muncul saat kontraksi menjelang melahirkan, tentu berbeda dengan rasa sakit pada umumnya. Rasa sakit yang dialami belum tentu terasa sama pada tiap wanita. Hal itu tergantung dari kesiapan secara fisik  dan mental menjelang persalinan, serta berbagai faktor lain, seperti dukungan serta motivasi yang didapat selama persalinan.
https://klinikonline58600777.wordpress.com/kontak/ 

Gambaran Rasa Sakit Saat Kontraksi
Gambaran yang dirasakan saat kontraksi mungkin tidak mudah dijelaskan melalui kata-kata, karena setiap orang punya pengalaman yang berbeda saat mengalaminya. Meski begitu, ada beberapa petunjuk yang bisa dipakai untuk menggambarkan kontraksi menjelang melahirkan, yaitu:
Kontraksi yang muncul tidak selalu menjadi tanda bahwa Bunda akan segera melahirkan, lho. Bisa jadi itu hanya akibat dari lelah, dehidrasi atau terlalu lama berdiri. Selain itu, ada juga yang disebut kontraksi palsu atau kontraksi Braxton Hicks, yang bisa muncul pada kehamilan trimester akhir dan merupakan mekanisme tubuh untuk mempersiapkan rahim menjalani persalinan. Namun, kontraksi menjelang persalinan memiliki intensitas yang lebih kuat, jarak kontraksi yang semakin dekat dan rasa sakit yang berkelanjutan.
Tips Mengurangi Nyeri Saat Kontraksi
Rasa sakit memang akan dirasakan saat timbul kontraksi menjelang persalinan. Meski begitu, Bunda tak perlu cemas. Dokter dapat memberikan beberapa jenis pengobatan untuk mengurangi nyeri yang dirasakan.
Selain obat-obatan, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk membantu mengurangi nyeri akibat kontraksi, sambil menunggu tibanya waktu persalinan. Terutama jika dari hasil pemeriksaan, pembukaannya masih kecil. Cara-cara tersebut di antaranya adalah:
  • Melakukan aktivitas yang dapat mengalihkan perhatian dari rasa sakit, misalnya menonton televisi atau berjalan di sekitar rumah atau kamar rawat.
  • Berusaha rileks dengan mensugesti diri sendiri bahwa rasa sakit yang terjadi adalah anugerah yang perlu dinikmati menjelang kelahiran buah hati Bunda ke dunia.
  • Usahakan untuk menyempatkan tidur, guna mempersiapkan tenaga yang akan diperlukan dalam persalinan nanti.
  • Membuat suara mengerang. Meski terdengar aneh, cara ini efektif untuk meredakan rasa sakit lho. Lakukanlah ini sambil fokus mengatur pernapasan.
  • Melakukan pijatan, misalnya di kaki, lengan, atau punggung bawah. Bunda bisa meminta bantuan pasangan atau keluarga untuk melakukannya. Bentuk perhatian seperti ini sangat efektif membuat Bunda lebih rileks dan lebih siap untuk menghadapi persalinan.
Bagaimana rasa kontraksi memang tidak bisa secara pasti diketahui sebelum mengalaminya sendiri. Tetap tenang dan berusaha menikmati setiap prosesnya, sehingga saat-saat terjadinya kontraksi akan lebih mudah dilewati. Ingat, semua perjuangan menahan sakit yang Bunda alami akan digantikan dengan rasa bahagia ketika Si Kecil lahir.

 

Penyebab Kaki Bengkak dan Cara Mudah Mengatasinya

Penyebab Kaki Bengkak dan Cara Mudah Mengatasinya

Pembengkakan pada kaki membuat kita sulit beraktivitas. Ketahui apa saja penyebabnya demi menghindari terganggunya aktifitas Anda.
Dalam ilmu medis, kaki bengkak biasanya disebabkan oleh edema atau adanya penumpukan cairan pada tubuh, tepatnya di kaki. Pembengkakan pada kaki dipengaruhi oleh kondisi kesehatan seseorang. Penderita penyakit ginjal dan jantung umumnya akan mengalami pembengkakan kaki.
https://klinikonline58600777.wordpress.com/kontak/ 

Berikut beberapa hal yang menyebabkan kaki bengkak:
  Kondisi medis akibat gangguan pada pembuluh getah bening yang menghambat peredaran cairan pada kaki. Akibatnya cairan menumpuk dan membuat kaki bengkak.
 Pembengkakan pada kaki bisa terjadi karena cedera pada kaki dan pergelangan kaki. Ketika pergelangan kaki cedera atau salah melangkah, ligamen (sebuah pita fleksibel yang menghubungkan tulang dengan tulang) akan merenggang melampaui batas normal. Hal tersebut menyebabkan kaki bengkak.
  Kaki bengkak pada wanita hamil adalah hal yang normal. Hal ini terjadi karena pembuluh darah besar di pangkal paha menerima tekanan dari bayi dalam kandungan yang tubuhnya kian membesar. Itu sebabnya di bulan-bulan terakhir kehamilan umumnya akan terjadi pembengkakan kaki.
Namun, kaki bengkak pada wanita hamil tetap harus diwaspadai, terutama jika betis juga ikut membengkak dan meninggalkan lekukan ketika ditekan. Jika kondisi ini terjadi di trimester ketiga kehamilan, ada kemungkinan Anda mengalami preeklamsia.
Selain itu, Anda juga perlu waspada jika pembengkakan hanya terjadi pada satu kaki dan betis memerah. Ini bisa menjadi gejala adanya gumpalan darah di pembuluh darah.
 Kaki bengkak akibat infeksi lebih sering dialami oleh penderita diabetes dan yang memiliki masalah saraf pada kaki. Jadi, jika Anda menderita penyakit tersebut, Anda perlu benar-benar memerhatikan kondisi kaki, terutama ketika terjadi lecet dan luka.
  Pembekuan darah di pembuluh darah pada kaki akan mengakibatkan aliran darah dari kaki ke jantung terhambat. Penumpukan darah beku bisa memicu kaki bengkak.
  Kaki bengkak bisa mengindikasi bahwa seseorang menderita penyakit ginjal, jantung atau hati. Ketika ginjal terganggu atau tidak bisa menjalankan fungsinya dengan baik, cairan dapat menumpuk di kaki yang mengakibatkan pembengkakan.
 Kaki bengkak bisa menjadi gejala awal Anda mengalami insufisiensi vena, yaitu kondisi ketika darah tidak bisa bergerak naik dari pembuluh darah di kaki ke jantung. Hal ini mengakibatkan pembengkakan pada kaki. Jika tidak ditangani, kondisi ini dapat menyebabkan borok kulit, infeksi, dan perubahan kulit.
 Beberapa obat bisa menyebabkan kaki bengkak di antaranya obat diabetes, obat antiinflamasi non-steroid, obat antidepresan, obat steroid, obat untuk tekanan darah, dan penggunaan alat kontrasepsi oral.
Penyebab lainnya. 
Wanita yang sedang dalam siklus menstruasi mungkin bisa mengalami kaki bengkak. Selain itu, berdiri terlalu lama, mengendarai mobil atau melakukan perjalanan dengan pesawat dalam waktu lama juga bisa menjadi faktor pemicu pembengkakan pada kaki.

Tips Mengatasi Kaki Bengkak

Ada beberapa cara mudah yang bisa Anda lakukan untuk mengurangi risiko terjadinya pembengkakan pada kaki.
  • Turunkan berat badan jika berlebihan.
  • Kompres dengan es batu yang dibalut handuk.
  • Anda bisa berbaring lalu angkat kaki ke atas.
  • Kurangi asupan garam.
  • Gunakan stoking kompresi.
  • Hindari terlalu lama berdiri.
  • Lakukan olahraga ringan yang menggerakkan kaki.
  • Hindari memakai pakaian yang terlalu ketat, terutama pada bagian paha.
Jika penyebab kaki bengkak karena efek samping obat-obatan, jangan langsung berhenti mengonsumsinya tanpa seizin dokter. Anda bisa menemui dokter kembali untuk meminta alternatif obat.
Jika dengan cara-cara tersebut kondisi kaki Anda tidak kunjung membaik atau justru bertambah parah, Anda bisa konsultasi ke dokter.

 

Manfaat Air Kelapa untuk Ibu Hamil

Manfaat Air Kelapa untuk Ibu Hamil

 Ibu hamil pasti pernah mendengar selentingan yang mengatakan jika minum air kelapa bisa membuat kulit Si Kecil menjadi putih atau rambutnya menjadi lebat dan hitam. Hal tersebut bisa jadi hanya sekadar mitos, tapi berbagai manfaat air kelapa untuk ibu hamil di bawah ini bisa dibuktikan khasiatnya.

Saat ini banyak minuman kemasan yang mendompleng manfaat air kelapa. Bahkan, banyak yang mengklaim sebagai minuman hidrasi super. Jika Anda sedang hamil dan ingin mengonsumsi air kelapa, pastikan Anda meminum air kelapa asli, bukan air yang memiliki rasa kelapa.
https://klinikonline58600777.wordpress.com/kontak/

Mari telaah kaitan antara air kelapa dan ibu hamil di bawah ini.

Kenapa Bermanfaat untuk Ibu Hamil?

Selama menjalani masa kehamilan, ibu hamil bisa mengonsumsi air kelapa karena memiliki sejumlah manfaat bagi ibu dan janin. Manfaat tersebut antara lain:
Air kelapa mengandung elektrolit, minum air kelapa bisa mengganti asupan elektrolit yang terbuang saat muntah pada ibu hamil yang mengalami morning sickness. Air kelapa pun mengandung antioksidan yang membantu melenyapkan radikal bebas di tubuh. Untuk hasil yang maksimal, pilihlah air kelapa segar, bukan air kelapa kemasan.
Kandungan elektrolit dalam air kelapa sangat baik dalam mengganti cairan tubuh yang hilang sehingga ibu hamil terhindar dari dehidrasi. Garam alami pada tubuh dapat digantikan dengan air kelapa karena mengandung garam alami seperti natrium, kalium, dan klorida.
Keluhan yang cukup sering dialami ibu hamil adalah infeksi saluran kencing karena adanya perubahan hormon dan perkembangan rahim yang menekan kandung kemih. Air kelapa adalah diuretik alami yang akan membuat ibu hamil lebih mudah untuk mengeluarkan urine dan mencegah terjadinya infeksi saluran kemih. Beberapa wanita terbantu dalam mencegah infeksi saluran kemih dengan mengonsumsi air kelapa.
Air kelapa untuk ibu hamil juga berguna untuk mengurangi pegal dan nyeri yang diakibatkan tidak optimalnya sistem sirkulasi darah. Jika sistem sirkulasi darah tidak optimal, maka janin berisiko tidak mendapatkan suplai oksigen yang cukup. Kalium dan magnesium yang terdapat dalam air kelapa berperan penting dalam memompa darah ke seluruh tubuh dari jantung. Kalium juga membantu gerakan otot, penghantaran sinyal saraf, dan membantu kerja ginjal dalam penyaringan darah.

Ingat-ingat Hal Ini Saat Mengonsumsi Air Kelapa

Air kelapa untuk ibu hamil memang memiliki sejumlah manfaat, namun perhatikan beberapa hal berikut jika hendak mengonsumsinya:
  • Jangan berlebihan, karena sesuatu yang berlebihan tentu saja tidak baik. Meski enak dan mengandung banyak manfaat, jangan sampai air kelapa menggantikan air putih. Tetap saja air putih adalah minuman utama.
  • Pastikan air kelapa yang diminum berasal langsung dari buah kelapa yang muda dan segar. Jika bisa, pastikan pemotongan kelapa dilakukan di depan Anda.
  • Upayakan untuk mengonsumsi air kelapa segera setelah dipotong agar lebih segar dan nutrisi di dalamnya masih utuh.
  • Ibu hamil tidak perlu memaksakan untuk mengonsumsi air kelapa jika tidak menyukai rasanya atau malah membuatnya tidak nyaman.
Manfaat air kelapa untuk ibu hamil memang banyak, namun semuanya masih membutuhkan bukti dan penelitian lebih lanjut. Jika Bunda ingin minum air kelapa selama mengandung, disarankan untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter kandungan.

Kamis, 31 Mei 2018

Hasil Test Pack Dua Garis Samar, Apakah Pertanda Hamil?

Hasil Test Pack Dua Garis Samar, Apakah Pertanda Hamil?

Saat menyadari bahwa kamu terlambat menstruasi, kamu mungkin segera menggunakan test pack atau alat tes kehamilan untuk mengetahui hasilnya. Ketika mendapati hasil berupa dua garis namun samar, apakah artinya?
Alat tes kehamilan yang umum digunakan, memiliki arti negatif hamil saat menunjukkan satu garis. Sedangkan, hasil dua garis menunjukkan positif hamil. Lalu, bagaimana dengan hasil dua garis yang samar?
https://klinikonline58600777.wordpress.com/kumpulan-artikel/

 Mengenal Arti Hasil Testpack Samar

Alat tes kehamilan yang kamu pakai di rumah, dirancang untuk mengetahui ada atau tidaknya hormon hCG (Human Chorionic Gonadotropin) dalam urine. Pada kehamilan, kadar hormon hCG akan meningkat di dalam darah, dan dapat terdeteksi juga di dalam urine, yang akan memunculkan hasil 2 garis pada alat tes kehamilan. Hanya saja pada sebagian wanita, garis kedua yang muncul pada alat tes kehamilan terlihat samar.
Berikut ini beberapa kemungkinan penyebab munculnya garis yang samar pada alat test pack.
  • Kamu sedang hamil
    Bila kamu melakukan tes kehamilan di rumah dan hasilnya menunjukkan dua garis samar, kemungkinan besar kamu hamil. Test pack dengan dua garis samar dapat karena hormon hCG yang dihasilkan masih sangat rendah dan belum bisa terdeteksi sepenuhnya. Seiring dengan bertambahnya usia kehamilan, maka hormon hCG dalam tubuh akan meningkat. Kamu bisa mengulang tes kehamilan beberapa hari kemudian.
  • Test pack mengalami penguapan
    Dua garis samar pada test pack juga bisa disebabkan oleh proses penguapan dari urine pada alat tes. Untuk menentukan apakah garis samar yang timbul adalah tanda positif atau garis penguapan, perhatikan kapan garis kedua tersebut muncul. Garis penguapan biasanya muncul beberapa menit setelah waktu yang disarankan dalam instruksi pemakaian. Sebaliknya, bila hasil positif samar sudah terlihat dalam rentang waktu yang disarankan, kemungkinan besar kamu hamil. Untuk itu, penting membaca hasil tes, sesuai dengan instruksi yang ada.
  • Kamu mengalami keguguran dini
    Sayangnya, garis positif yang samar juga bisa menjadi tanda keguguran yang sangat dini dan sering dikatakan kehamilan kimiawi, yang biasanya terjadi di bawah usia 12 minggu atau jauh lebih awal dari itu.  Jika kamu masih melihat hasil positif setelah keguguran, test pack biasanya memperlihatkan garis yang samar. Hal ini disebabkan peningkatan hormon hCG masih terdeteksi, meski kadarnya telah mulai menurun.
Apa yang Harus Dilakukan?
Bila tidak yakin dengan hasil yang muncul, kamu dapat mengulang tes beberapa hari kemudian. Bila kamu benar hamil, maka hormon hCG akan sudah meningkat dan dapat memunculkan garis yang lebih tegas. Pastikan juga untuk menggunakan test pack dengan tepat agar hasilnya lebih akurat.
Bila hasil yang didapatkan masih sama, disarankan untuk konsultasi ke dokter. Selain tes urine, dokter dapat menyarankan metode deteksi kehamilan lain, misalnya melalui tes darah. Tes darah bisa mendeteksi kehamilan lebih awal dibandingkan tes urine. Bahkan tes ini sudah bisa dilakukan 6-8 hari setelah terjadi pembuahan. Hanya saja, hasil tes darah untuk mengetahui kehamilan membutuhkan waktu yang lebih lama dibandingkan tes urine.
Jadi sekarang tidak perlu bingung lagi ya saat menemukan dua garis samar dari hasil test pack yang kamu lakukan.

 

Daftar Makanan Bergizi untuk Ibu Hamil dan Manfaatnya

Daftar Makanan Bergizi untuk Ibu Hamil dan Manfaatnya

Makanan bergizi untuk ibu hamil sangat berpengaruh terhadap kesehatan ibu dan pertumbuhaan janin. Oleh karena itu, penting bagi ibu hamil untuk mengetahui berbagai jenis makanan bergizi untuk kehamilan agar janin yang dikandung tetap sehat.

Saat hamil, menjaga pola makan dan stamina wajib dilakukan. Terlebih ketika usia kehamilan sudah memasuki trimester dua dan trimester tiga. Ibu hamil umumnya membutuhkan asupan tambahan 300 sampai 500 kalori per hari. Namun, para ibu harus memperhatikan setiap jenis makanan yang dikonsumsi. Sebab, jika salah makan atau pun kekurangan asupan nutrisi selama hamil, akan berdampak pada perkembangan janin.

https://klinikonline58600777.wordpress.com/kumpulan-artikel/

Pada dasarnya, makanan yang baik untuk ibu hamil mengandung gizi tinggi sesuai dengan kebutuhan ibu dan janinnya. Meski demikian, bukan berarti semua makanan bergizi dapat dikonsumsi begitu saja oleh ibu hamil tanpa ada pantangnya. Ini karena ada beberapa makanan yang diketahui memiliki gizi tinggi, namun tidak diperbolehkan untuk dikonsumsi selama kehamilan, misalnya telur dan daging mentah, serta produk olahan susu yang belum melewati proses pasteurisasi.

Makanan Bergizi untuk Ibu Hamil

Asupan nutrisi selama kehamilan, baik jenis maupun jumlah, memang perlu menjadi perhatian khusus bagi semua ibu hamil. Kebutuhan berbagai jenis asupan gizi, akan bertambah seiring dengan usia kehamilan. Berikut beberapa makanan yang dapat mencukupi kebutuhan gizi ibu hamil, di antaranya:
  • Brokoli
    Makanan bergizi tinggi pertama untuk ibu hamil adalah brokoli. Sayuran hijau yang menyerupai rambut kribo ini memiliki banyak nutrisi yang diperlukan selama kehamilan, seperti kalsium dan asam folat. Selain itu, brokoli juga mengandung serat, vitamin C, dan antioksidan tinggi yang berperan untuk menangkal radikal bebas dan melawan berbagai penyakit. Brokoli juga dapat membantu tubuh menyerap zat besi, membantu menghilangkan sembelit, dan mencegah bayi terlahir dengan berat badan rendah.
  • Bayam
    Sayuran hijau yang satu ini baik dikonsumsi selama masa kehamilan, khususnya untuk ibu hamil muda, karena memiliki kandungan asam folat dan zat besi yang tinggi. Konsumsi makanan yang mengandung asam folat tinggi diperlukan pada awal kehamilan, karena dapat mencegah bayi mengalami cacat tabung saraf (cacat pada bagian otak dan saraf tulang belakang). Selain itu, asam folat juga berguna untuk mengurangi risiko persalinan prematur dan preeklamsia. Lengkapi kebutuhan nutrisi kehamilan Bunda dengan memperbanyak konsumsi sayuran berdaun hijau, seperti bayam.
  • Pisang
    Pisang mengandung vitamin B6 yang baik untuk dikonsumsi oleh ibu hamil pada trimester pertama, karena dapat mengurangi rasa mual yang biasanya dialami di trimester pertama masa kehamilan. Selain itu, pisang juga kaya kalium yang bermanfaat untuk mengatur keseimbangan cairan dan elektrolit selama kehamilan.
  • Alpukat
    Saat usia kehamilan memasuki trimester kedua, ibu hamil dianjurkan untuk mengonsumsi alpukat. Alpukat kaya sumber serat, vitamin K, vitamin C, asam folat, kalium, vitamin B6, dan tinggi asam lemak baik. Jenis lemak ini dibutuhkan ibu hamil, karena membantu perkembangan otak, sistem saraf, serta kulit dan jaringan bayi. Tidak hanya itu, alpukat juga tinggi akan kalium yang mampu mengurangi kram kaki pada kehamilan.
  • Jeruk
    Ibu hamil juga disarankan untuk mengonsumsi buah jeruk. Makanan bergizi tinggi untuk ibu hamil ini kaya akan vitamin C, asam folat, dan serat. Hampir 90 persen kandungan di dalam buah jeruk adalah air, sehingga membantu ibu hamil untuk memenuhi kebutuhan cairan tubuh. Kekurangan cairan tubuh dapat menyebabkan kelelahan. Kandungan folat yang tinggi pada jeruk juga dapat membantu perkembangan otak dan saraf tulang belakang pada janin, sehingga mencegah janin terlahir cacat.
  • Mangga
    Buah lain yang anjurkan untuk dikonsumsi selama hamil adalah mangga. Mangga mengandung kalium, vitamin C, dan tinggi vitamin A. Kalium di dalam buah mangga dapat membantu menjaga tekanan darah dan mempertahankan cairan dalam tubuh. Sementara, vitamin A berfungsi sebagai antioksidan, membantu sistem kekebalan tubuh, penglihatan dan sistem saraf bayi. Mangga juga mengandung serat yang tinggi sehingga dapat mencegah konstipasi atau sembelit pada ibu hamil
  • Ubi
    Ubi merupakan salah satu makanan bergizi tinggi untuk ibu hamil yang kaya akan kandungan vitamin A. Mencukupi kebutuhan vitamin A selama hamil sangat penting untuk pertumbuhan sel dan jaringan janin. Saat hamil, umumnya wanita disarankan untuk meningkatkan asupan vitamin A sebesar 10 sampai 40 persen dari kebutuhan sehari-hari. Namun, Bunda harus bisa berhati-hati dalam mengonsumsi vitamin A, terutama dalam bentuk suplemen dosis tinggi. Jika terlalu berlebihan, vitamin A dapat menyebabkan kecacatan janin.
  • Kacang-kacangan
    Kacang tanah, kacang polong, dan kacang kedelai adalah beberapa jenis kacang-kacangan yang bisa dijadikan sumber asam folat, serat, protein, zat besi, dan kalsium yang diperlukan selama kehamilan. Nutrisi-nutrisi tersebut sangat penting bagi kesehatan ibu serta janin, terutama pada trimester pertama.
  • Daging tanpa lemak
    Daging sapi, daging ayam, dan daing ikan merupakan kelompok makanan yang kaya kandungan protein. Selain itu, terdapat pula kandungan zat besi sebagai mineral penting yang berguna dalam pembentukan sel darah merah. Sel darah merah berperan penting untuk mengantarkan oksigen ke semua sel dalam tubuh. Oleh sebab itu, ibu hamil membutuhkan lebih banyak zat besi, karena volume darah mereka juga meningkat selama periode kehamilan, terlebih di trimester ketiga. Kekurangan zat besi di periode awal dan pertengahan kehamilan dapat menyebabkan anemia, yang berisiko mengakibatkan Bunda melahirkan secara prematur atau bayi lahir dengan berat badan rendah.
  • Ikan salmon
    Ikan salmon merupakan salah satu sumber vitamin hewani yang wajib dimasukkan ke dalam menu makanan bergizi tinggi untuk ibu hamil. Ikan salmon mengandung asam lemak omega-3 yang sangat dibutuhkan ibu hamil, seperti EPA dan DHA, yang penting untuk perkembangan otak dan mata pada janin. Salmon juga mengandung sumber vitamin D yang baik untuk ibu dan janin. Namun perlu diingat, ibu hamil disarankan mengonsumsi salmon yang sudah dimasak terlebih dahulu. Hindari mengonsumsi salmon dalam keadaan mentah, seperti pada sushi dan sashimi, karena berisiko terkontaminasi berbagai jenis bakteri yang membahayakan pertumbuhan janin. Tidak hanya salmon, jenis ikan lain juga baik dikonsumsi oleh ibu hamil.
  • Produk olahan susu
    Selama kehamilan, Bunda diwajibkan mengonsumsi makanan dan minuman yang mengandung protein dan kalsium untuk memenuhi kebutuhan janin yang sedang tumbuh. Produk olahan susu, terutama yoghurt, bisa menjadi pilihan tepat bagi Bunda yang sedang hamil. Selain itu, Bunda juga bisa mengonsumsi produk turunan susu lainnya, seperti keju, secara rutin. Susu dapat memenuhi kebutuhan protein dan kalsium untuk ibu dan janin. Sementara, produk susu probiotik, seperti yoghurt, bisa membantu mengurangi risiko komplikasi selama kehamilan.
  • Telur
    Telur merupakan salah satu makanan yang disarankan untuk dikonsumsi selama hamil, karena mengandung hampir semua nutrisi yang dibutuhkan tubuh. Telur mengandung kalori, protein, lemak, vitamin dan mineral. Selain itu, telur juga memiliki kandungan kolin, yaitu nutrisi penting untuk kesehatan otak dan perkembangan janin. Namun, ibu hamil sebaiknya tidak mengonsumsi telur setengah matang, karena berisiko membawa kuman yang dapat berbahaya bagi kesehatan ibu dan janin.
  • Buah kering
    Buah kering mengandung serat, kalori, dan berbagai vitamin serta mineral yang tinggi. Satu buah kering biasanya mengandung jumlah nutrisi setara dengan buah segar, meski tanpa kandungan air dan bentuk yang lebih kecil. Salah satu buah kering yang disarankan adalah kurma. Kurma memiliki kandungan serat, potasium, dan zat besi. Konsumsi kurma secara teratur di trimester ketiga membantu pelebaran serviks dan menurunkan risiko induksi pada saat persalinan. Meski demikian, Bunda tidak dianjurkan mengonsumsi buah kering lebih dari satu sajian setiap kali makan, sebab buah kering mengandung gula yang tinggi.
  • Minum air putih yang cukup
    Air merupakan salah satu hal yang harus banyak dikonsumsi selama hamil. Pasalnya, volume darah ibu hamil akan meningkat hingga 1,5 liter. Oleh sebab itu, penting untuk tetap menjaga kesimbangan cairan tubuh dengan baik agar tidak dehidrasi. Gejala dehidrasi ringan pada ibu hamil meliputi sakit kepala, gelisah, kelelahan, suasana hati jadi kacau, dan merasa lemas. Minum air putih yang cukup juga dapat membantu mencegah sembelit dan infeksi saluran kemih selama hamil.
Memperhatikan nutrisi selama kehamilan sangat penting karena bisa mendukung kesehatan ibu dan janin. Kekurangan nutrisi selama hamil dapat meningkatkan risiko keguguran dan bayi terlahir prematur. Oleh karena itu, makanan bergizi tinggi untuk ibu hamil yang telah dijelaskan di atas disarankan untuk selalu hadir dalam menu makanan harian Bunda. Selama hamil jangan lupa untuk rutin berkonsultasi ke dokter kandungan untuk melakukan pemeriksaan kehamilan

 

Benarkah Usia Memengaruhi Kesuburan Wanita? Ini Faktanya

Benarkah Usia Memengaruhi Kesuburan Wanita? Ini Faktanya

Wanita tidak jarang diperingatkan untuk tidak menunda kehamilan, karena faktor usia sangat berpengaruh. Kemungkinan hamil disebut-sebut semakin berkurang, seiring dengan penambahan usia. Benarkah demikian?

Sayangnya, tidak salah jika ada anggapan bahwa kesuburan bisa menurun seiring dengan bertambahnya usia. Meski demikian, bukan berarti kamu sama sekali tidak dapat hamil.  Peluang kehamilan tetap ada, apalagi jika kamu selalu menerapkan pola hidup sehat selama ini.

https://klinikonline58600777.wordpress.com/kumpulan-artikel/

Perbedaan Kondisi Kesuburan Wanita

Akan selalu ada kemungkinan untuk hamil selama organ reproduksi wanita berfungsi secara normal. Namun, bukan berarti kamu bebas menunda kehamilan. Sebab risiko keguguran dan gangguan kesehatan akan meningkat seiring dengan penambahan usia.
Bila saat ini kamu sedang merencanakan kehamilan, berikut ini informasi peluang kesuburan berdasarkan kelompok usia yang sebaiknya kamu ketahui:
  • Usia 20-an  
Menurut para ahli, usia 20-an adalah waktu yang tepat untuk menjalani kehamilan karena wanita berada pada puncak kesuburan. Kualitas sel telur masih sangat bagus, serta risiko komplikasi saat kehamilan, seperti tekanan darah tinggi atau diabetes, umumnya lebih rendah.
  • Usia 30-an  
Ada anggapan bahwa usia 30 tahun adalah waktu terbaik bagi wanita untuk menjadi seorang ibu karena umumnya sudah lebih matang secara mental. Namun, justru peluang kehamilan pada usia ini mulai lebih kecil dibanding usia sebelumnya. Meski stamina masih cukup baik untuk menjalani kehamilan, nampaknya risiko keguguran sudah sedikit lebih meningkat. Karena itu, disarankan untuk lebih rutin memeriksakan diri ke dokter dan melakukan serangkaian tes darah guna memastikan kondisi kesehatan.
  • Usia 40-an
Meski kemungkinan untuk hamil belum tertutup, namun sebaiknya wanita perlu amat waspada. Mengingat jumlah maupun kualitas sel telur yang dihasilkan sudah jauh lebih rendah. Komplikasi kehamilan di usia ini juga lebih banyak bermunculan, seperti tekanan darah tinggi, diabetes, dan masalah plasenta. Kehamilan pada usia ini memiliki risiko lebih tinggi untuk mengalami keguguran, bayi lahir dengan berat badan rendah, hingga Down syndrome.

Tips Meningkatkan Kesuburan

Jika kamu dan pasangan mantap untuk merencanakan kehamilan, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk meningkatkan peluang kesuburan, di antaranya:
  • Teratur berhubungan seks
Usahakan untuk berhubungan seks sekitar 2-3 kali seminggu tanpa menggunakan kondom. Wanita usia 30-an, sebaiknya segera berkonsultasi ke dokter jika sudah melakukan hubungan seks rutin selama 1 tahun, namun belum mencapai kehamilan. Sedangkan untuk wanita di atas usia 35 tahun, apabila sudah melakukan hubungan rutin lebih dari 6 bulan.
  • Rutin memeriksakan diri ke dokter
Rutin melakukan pemeriksaan ke dokter sangat disarankan bagi kamu yang sedang merencanakan kehamilan. Ditambah dengan bantuan obat-obatan dan gaya hidup sehat, maka peluang kehamilan akan semakin meningkat.
  • Selalu mengamati tanda kesuburan
Catat tanggal menstruasi dan kenali tanda masa subur, seperti suhu tubuh dan lendir serviks. Jika sudah mengetahuinya, kamu dan pasangan bisa menemukan waktu yang tepat untuk berhubungan intim.
Penambahan usia memang tidak serta-merta menutup kemungkinan wanita untuk hamil. Namun, semakin lama kamu menunda, risiko komplikasi kehamilan juga akan semakin tinggi.
Selalu konsultasi dengan dokter untuk rencana kehamilanmu, usia berapapun kamu melakukannya. Jika sudah berhasil, pastikan untuk melakukan pemeriksaan kehamilan sesuai dengan saran dokter.

Risiko Mewarnai Rambut Saat Hamil

Risiko Mewarnai Rambut Saat Hamil 

Ingin mewarnai rambut agar penampilan Anda saat hamil makin memesona? Untungnya, berbagai penelitian menunjukkan bahwa melakukan hal tersebut tidak berbahaya meski ada banyak hal yang harus diperhatikan.

Kebanyakan ahli menganjurkan ibu hamil untuk menunggu hingga usia kehamilan sudah lebih besar untuk mewarnai rambut. Waktu yang dianggap aman adalah setelah menginjak usia kehamilan trimester kedua.

https://klinikonline58600777.wordpress.com/


Risiko Terhadap Ibu dan Janin

Penelitian menunjukkan bahwa bahan kimia yang terkandung di dalam pewarna rambut jika digunakan secara berlebihan mungkin dapat membahayakan. Namun, paparan bahan kimia tersebut saat mewarnai rambut umumnya hanya dalam jumlah kecil. Hal inilah yang menyebabkan pemakaian pewarna rambut saat hamil dinilai tidak membahayakan ibu dan janin.

Namun, untuk meminimalkan efek buruk yang mungkin timbul, ada beberapa hal yang harus diperhatikan saat mewarnai rambut. Salah satunya adalah menghindari kontak langsung antara kulit kepala dengan bahan kimia dari pewarna rambut.

Jika terjadi kontak, bahan kimia dalam pewarna rambut mungkin saja akan masuk melalui kulit kepala dan akan diteruskan ke janin. Makin sedikit bahan kimia yang terserap kulit kepala, akan makin aman bagi Anda dan janin. Untuk memastikan keamanannya, hindari mewarnai rambut saat kulit kepala mengalami iritasi.

Alternatif yang bisa dilakukan untuk meminimalkan kontak langsung antara bahan kimia dan kulit kepala adalah dengan melakukan highlight rambut. Pewarna yang diaplikasikan pada rambut hanya akan diserap oleh rambut, bukan kulit kepala Anda.

Beberapa Hal yang Harus Diperhatikan

Selain melakukan pewarnaan rambut setelah kehamilan memasuki trimester kedua, ada hal-hal lain yang harus diperhatikan dalam mewarnai rambut saat hamil untuk meminimalkan paparan bahan kimia dan efek sampingnya. Cara yang bisa dilakukan antara lain:
  • Memeriksa label kemasan
Saat membeli pewarna rambut, jangan lupa untuk memeriksa label kemasan dan perhatikan bahan kimia yang terkandung di dalamnya. Wanita hamil tidak disarankan untuk menggunakan pewarna rambut yang mengandung amonia atau pemutih (bleach). Agar aman, wanita hamil disarankan untuk menggunakan pewarna rambut yang mengandung bahan alami.
  • Gunakan sarung tangan
Jika sudah menemukan pewarna rambut yang aman dan akan melakukan pewarnaan rambut sendiri, jangan lupa untuk menggunakan sarung tangan. Ini dilakukan demi meminimalkan kontak bahan kimia dengan kulit tangan. Pilih tempat dengan ventilasi yang baik saat melakukan pewarnaan, sehingga paparan bahan kimia yang terhirup bisa dikurangi.
  • Aplikasikan dengan benar
Untuk menghindari risiko bahan kimia terserap ke kulit kepala, pastikan Anda mengaplikasikannya dengan benar. Jangan aplikasikan hingga ke kulit kepala atau pastikan hanya pada helaian rambut saja.
  • Ikuti Petunjuk Pemakaian
Selalu ikuti petunjuk pemakaian yang tertera di dalam kemasan. Salah satu kesalahan yang sering dilakukan adalah berlama-lama dengan proses pewarnaan rambut.
  • Bilas dengan benar
Setelah selesai, jangan lupa untuk membilas rambut dan kulit kepala Anda secara menyeluruh sampai bersih.

Pewarna Rambut Alami untuk Ibu Hamil

Wanita hamil memang lebih disarankan untuk menghindari produk pewarna rambut yang mengandung bahan kimia. Produk pewarna rambut yang mengandung bahan alami dari tumbuhan, seperti henna atau pacar, lebih direkomendasikan karena relatif lebih aman untuk digunakan.
Hanya saja, produk pewarna rambut yang terbuat dari henna memiliki warna yang kurang beragam. Henna asli yang umum dan aman digunakan adalah yang berwarna oranye, atau warna yang terlihat agak merah dan kecoklatan. Henna dengan warna hitam terbilang kurang aman digunakan, karena henna dengan warna ini mengandung pewarna sintetis lain yang sebaiknya dihindari wanita hamil.
Jadi, apakah Anda berencana untuk tetap mewarnai rambut Anda meski sedang mengandung? Jika masih ragu, disarankan untuk berkonsultasi kepada dokter kandungan, atau Anda bisa menunda mewarnai rambut hingga buah hati Anda lahir.